Jakarta,
SE - Lulusan sarjana tidak hanya menjadi sarjana kertas saja.
Tetapi harus disertai kemampuan sesuai dengan yang ditekuni di perguruan
tinggi. Mahasiswa juga ditekankan memiliki kapasitas sumber daya manusia yang
tinggi. Bukan hanya semata-mata mengejar ijazah. Disamping itu, untuk mendukung
kelulusan tersebut memerlukan banyak persyaratan yang harus dipenuhi. Baik
dibidang akademika maupun non akademika. Tentu saja hal ini membutuhkan
perjuangan dan pengorbanan.
Showing posts with label academica. Show all posts
Showing posts with label academica. Show all posts
Monday, December 07, 2015
Perubahan Akreditasi Berpengaruh Pada Mahasiswa
JAKARTA, SE- Perubahan status Akreditasi sangat
dipengaruhi oleh jumlah mahasiswa. Bergantinya status Akreditasi jurusan
Diploma Perpajakan dari B menjadi A juga mempengaruhi kualitas jurusan dan fakultas
itu sendiri.
Bagi
setiap jurusan mendapatkan pergantian status Akreditasi adalah suatu
kebanggaan. Selain itu dapat membangun
nilai citra fakultas lebih baik lagi. Juga dapat menarik minat mahasiswa baru
untuk memilih jurusan tersebut.
Friday, October 02, 2015
Pentingnya Sertifikat PPA/PPM
“PPA/
PPM bukan hanya menjadi syarat wajib bagi mahasiswa untuk bisa mengerjakan
skripsi nanti. Namun, ternyata sekarang AKNI yaitu Kerangka Kualifikasi
Kurikulum Nasional. Menerapkan harus ada SKPI (Surat Keterangan Pendamping
Ijazah)”
Penyelenggaraan
PPA/PPM sendiri sudah berlangsung dari tahun 2012. Pertama kali di cetuskan
oleh Ibu Tri Widyastuti, yang sekarang menjabat sebagai Dekan FEB UP.
Monday, January 28, 2013
Suka Duka Menyusun Skripsi
Bagi
kebanyakan mahasiswa menyusun skripsi merupakan saat-saat yang penuh dengan
perjuangan karena nantinya skripsilah yang akan menetukan nasib kelulusan
mereka. Banyak suka duka yang dirasakan para mahasiswa ketika sedang menyusun
skripsi.
Banyak
tantangan yang dihadapi para mahasiswa tersebut, mulai dari mencari judul
skripsi, penelitian, sulit menemui dosen pembimbing, belum lagi kalau harus ada
revisi dari dosen pembimbing dll. Ada yang setiap hari harus bergadang demi
mengejar deadline atau karena ingin cepat-cepat selesai.
“Kesulitannya sih diawal-awal ngga jelas
apa yang mau diteliti, pastiin topik skripsinya. Jadi kita
harus inisiatif buat baca-baca buku, sumber-sumber lain, dan buat diskusi sama
dosennya. Kira-kira judul sama arah skripsinya kemana” ungkap Hafidh, mahasiswa
Fasilkom UI.
“Sama
pas lagi implementasinya susah kalau sudah stuck. Kalau sudah
kayak gitu biasanya pasrah terus tiba-tiba dapat ilham,”
sambung Hafidh kepada Suara Ekonomi.
Faktor
dosen pembimbing juga sering menjadi kesulitan untuk para mahasiswa yang sedang
menyusun skripsi. Kadang dosen pembimbingnya sulit ditemui karena sangat sibuk,
tempat tinggalnya jauh dari kampus atau pembimbingnya merupakan dosen tidak
tetap sehingga jarang berada di kampus. Dan masih banyak lagi hal-hal yang membuat
skripsi menjadi sangat sulit dan lama.
Tapi
faktor utama yang banyak dialami oleh mahasiswa sehingga menyusun skripsi
menjadi lama dan
kandang jadi terlantar adalah rasa malas sendiri. Hingga
skripsi yang sedang dikerjakan menjadi terlantar.
Skripsi Beli Jadi
Karena
banyak mahasiswa yang merasa kesulitan ada pula yang sampai putus asa saat
menyusun skripsi, akhirnya memunculkan banyak sekali jasa-jasa pembuatan
skripsi. Entah sudah sejak kapan jasa pembuatan skripsi mulai ada. Coba saja search di
Google dengan keyword jasa pembuatan skripsi, maka akan keluar
banyak sekali website atau link-link yang menyediakan jasa pembuatan skripsi
dengan harga yang bervariasi.
Ada
yang mematok harga sebesar 3.6 juta rupiah dengan rincian satu babnya sebesar
600 ribu rupiah termasuk dengan proposalnya juga. Ada juga yang memberi jaminan
bahwa skripsinya pasti disetujui oleh dosen pembimbingnya dll. Itu baru yang
ada di internet saja, belum lagi yang tidak menggunakan jasa online.
“Kalau
spekulasi gue sih, pasti banyak jasa-jasa pembuatan skripsi. Cuma kalau di
fakultas gue kayanya ngga ada deh” ujar Hafidh.
Sebenarnya
menyusun skripsi tidak perlu ditakuti, selama mengerjakannya dengan baik dan
jangan merasa terlalu terbebani waktu mengerjakannya, agar nantinya tidak
stress. Dan tidak lupa untuk berdo’a agar diberi kemudahan saat menjalankannya. DW
Monday, January 21, 2013
Cara Gampang Belajar Matematika Bisnis
Matematika Bisnis adalah matematika yang
digunakan oleh dunia industri untuk mengefektifkan pengelolaan dan menjalankan
usahanya. Dengan kata lain matematika bisnis digunakan untuk menyelesaikan
masalah-masalah keuangan dan untuk membantu dunia usaha menjalankan roda
bisnisnya agar dapat memperoleh keuntungan (profit).
Dunia usaha menggunakan
matematika di dalam akuntansi, manajemen inventaris, pemasaran, prediksi
penjualan, dan analisis finansial. Kurikulum menekankan pada metode kuantitatif
(statistika, analisis deret waktu, dan riset operasional) untuk menyelesaikan
masalah-masalah bisnis.#www.google.com
Tanggapannya!
Pusing? Ngebetein? Atau ngeselin? Mungkin ini pendapat
beberapa mahasiswa mengenai matbis, “Duh jangan tanya lagi deh, pusing,” ujar
fikri mahasiswa akuntansi 2009. “Apalagi gue, enggak mau kenal lagi deh sama
yang namanya matbis,” timpal agus teman seperjuangan fikri.
Tim My Campus mencoba bertanya kepada dosen Matbis Irma
Sari Permata. Apa pendapat anda tentang matakuliah tersebut? “Sebenarnya ini
matakuliah mudah, hanya saja banyak mahasiswa yang tidak sabar dalam
pengerjaannya,” ujarnya dengan tenang.
Irma Sari Permata menjelaskan, saat ini tingkat kelulusan matbis sangatlah
rendah karena ketidak seriusan mahasiswa dalam belajar.
Ini ada beberapa tips yang bisa dignakan sebagai panduan
belajar matbis dengan baik :
1.
Luruskan
niat
Hal yang pertama harus kita lakukan adalah “meluruskan niat”
dalam belajar matematika janganlah kita belajar matematika hanya untuk mendapat
nilai yang bagus sebagai syarat lulus mata ujian matematika. Kalau Cuma mau
mendapat nilai itu mudah tinggal nyontek aja kan bisa. Ingat tujuan kita
mencari ilmu bukan nilai.
2.
Selalu
menggunakan cara yang menyenangkan
Siapapun akan setuju bahwa mempelajari sesuatu dengan hati
yang senang akan bisa dengan mudah memahami dan menguasai hal tersebut.
3.
Gunakan
symbol
Mengapa harus menggunakan symbol? Pada dasar nya matematika
bersifat abstrak (tidak nyata). Oleh karena itu,supaya tidak terjadi
kesulitandalam belajar matematika, kita harus bisa memegang,merasakan serta
melihat sehingga kita harus bisa mewujudkan dalam bentuk nyata supaya kita bisa
dengan mudah memahami matematika.
4.
Selalu
menggunakan logika berfikir
Matematika tidak hanya membutuhkan kemampuan berhitung
karena bila hanya berhitung saja, maka kita bisa dengan mudah menggunakan kalkulator.
Yang paling penting dalam belajar matematika adalah logika berfikir.
5.
Tidak
ada kata “Aku tak Bisa” dan “Putus Asa”
Putus asa merupakan penyakit yang paling di temui setiap
orang ketika berusaha untuk mendapatkan sesuatu. Ketika belajar matematika,
hindarilah sejauh mungkin kata putus asa, ketika kita menemukan soal rumit maka
segera minta bantuan guru matematika atau ke teman yg sudah memahaminya. “aku
pasti bisa”!! berilah semangat motifasi untuk diri sendiri, karena setiap
permasalahan pasti ada pemecahannya. Ingat “AKU PASTI BISA”.
Subscribe to:
Comments (Atom)
